Minggu, 25 Maret 2012

Ketika Aku hanya bisa menyediakan Bahuku..


Aku merasa biasa saja, saat melihat peristiwa itu menimpanya. Bagiku wajar itu terjadi dalam dunia percintaan kedua insan manusia. namun selang berjalannya waktu dan aku sering bersama berbagi cerita dengannya. Akupun mulai memperhatikannya. aku menyediakan bahuku untuk tempat dia mengadu saat dia teringat akan kekasihnya yang telah mencampakan dia. Saat Mantan kekasihnya itu berlaku tak sopan pada ayahnya... dia datang mengadu dan aku memberikan bahuku untuknya.. penghiburan dan motivasi ku berikan agar dia segera bangkit dari keterpurukannya.

Begitulah awalnya aku mulai dengan sering bersama dan lama-lama kelamaan saya merasa ada sesuatu dalam diri saya yang ingin memperhatikannya lebih. ada perasaan yang tak mau melihat dia bersedih dan disakiti orang.


Aku ingin selalu melindunginya,ingin selalu membuatnya tersenyum.. hanya semua itu tak bertahan lama, karena aku hanyalah bahu sementara yang akan dihampiri saat dia bersedih. Saat terjalin lagi komunikasi dengan mantannya. Aku serasa orang brengsek yang pernah mencampakannya, aku dibuat seperti orang yang pernah menyakitinya. Aku tak minta balas budi, aku tak minta kau memperhatikanku. Aku hanya ingin melihatmu bahagia tapi jangan perlakukan aku seperti orang brengsek.!!! Terima Kasih buat waktu-waktu yang menarik yang telah aku lalui bersama kamu.....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar